Cara Penulisan CSS, Kelebihan-Kekurangan dan Contoh
Yo wazzup! Balik lagi sama admin MuGen:v
Maafkan admin karena postnya telat:v Target share belum tembus jadi ya sudah nunggu sampai nembus tapi nggak nembus juga:v
Oke langsung ke pembahasan!
Dalam penulisan CSS, terdapat 3 cara untuk menuliskan kode CSS, yaitu:
1. Inline
Penulisan kode CSS dengan metode inline ini bisa dilakukan langsung pada tag yang ingin diberi style dengan menggunakan atribut style.
Pada metode ini, anda tidak perlu menuliskan selector. Karena anda menuliskan CSS langsung pada tag yang ingin diberi style.
Kelebihan: Tidak menyulitkan dalam mengubah style
Kekurangan: Agak memusingkan jika script mencapai 1000+ (bayangkan:v)
Contoh:
2. Internal
Metode CSS internal ditulis di dalam tag style yang ditempatkan pada tag head.
Metode kedua ini sangat dianjurkan untuk pengujian style, atau ketika anda hanya memiliki satu halaman web.
Kelebihan: Tidak menyulitkan jika ingin mengubah style karena berada di tag head.
Kekurangan: Kurang efektif digunakan jika halaman web saling menyambung.
Ketika kalian membuat suatu website, jika style pada index diganti, dan ada halaman yang tampilanny sama dengan halaman lain, maka halaman lain tidak mengikuti tampilan baru halaman index tersebut. Maka kalian harus mengubah dua/lebih file.
Contoh:
3. External
Metode yang terakhir adalah dengan membuat file CSS dan dipanggil di dalam tag head. File CSS memiliki ekstensi (akhiran) .CSS misanya namafile.CSS.
Pemanggilan file CSS dilakukan dengan menggunakan tag link:
Atribut rel adalah informasi hubungan (relationship) dari tag link tersebut, yaitu sebagai stylesheet. Href diisi dengan lokasi file CSS yang ingin dimuat. Pemanggilannya sama dengan pemanggilan gambar atau link.
Dan dalam penulisan extrenal, jangan lupa untuk menulis url file tersebut dengan benar
Kelebihan: Memudahkan jika kalian membuat lebih dari satu halaman website
Kekurangan: Belum menemukan
Contoh: gambar
Src:
1. Penjelasan: Ebook
2. Gambar: SS sendiri
3. Kelebihan-kekurangan: Pengalaman
Yo wazzup! Balik lagi sama admin MuGen:v
Maafkan admin karena postnya telat:v Target share belum tembus jadi ya sudah nunggu sampai nembus tapi nggak nembus juga:v
Oke langsung ke pembahasan!
Dalam penulisan CSS, terdapat 3 cara untuk menuliskan kode CSS, yaitu:
1. Inline
Penulisan kode CSS dengan metode inline ini bisa dilakukan langsung pada tag yang ingin diberi style dengan menggunakan atribut style.
Pada metode ini, anda tidak perlu menuliskan selector. Karena anda menuliskan CSS langsung pada tag yang ingin diberi style.
Kelebihan: Tidak menyulitkan dalam mengubah style
Kekurangan: Agak memusingkan jika script mencapai 1000+ (bayangkan:v)
Contoh:
2. Internal
Metode CSS internal ditulis di dalam tag style yang ditempatkan pada tag head.
Metode kedua ini sangat dianjurkan untuk pengujian style, atau ketika anda hanya memiliki satu halaman web.
Kelebihan: Tidak menyulitkan jika ingin mengubah style karena berada di tag head.
Kekurangan: Kurang efektif digunakan jika halaman web saling menyambung.
Ketika kalian membuat suatu website, jika style pada index diganti, dan ada halaman yang tampilanny sama dengan halaman lain, maka halaman lain tidak mengikuti tampilan baru halaman index tersebut. Maka kalian harus mengubah dua/lebih file.
Contoh:
3. External
Metode yang terakhir adalah dengan membuat file CSS dan dipanggil di dalam tag head. File CSS memiliki ekstensi (akhiran) .CSS misanya namafile.CSS.
Pemanggilan file CSS dilakukan dengan menggunakan tag link:
Atribut rel adalah informasi hubungan (relationship) dari tag link tersebut, yaitu sebagai stylesheet. Href diisi dengan lokasi file CSS yang ingin dimuat. Pemanggilannya sama dengan pemanggilan gambar atau link.
Dan dalam penulisan extrenal, jangan lupa untuk menulis url file tersebut dengan benar
Kelebihan: Memudahkan jika kalian membuat lebih dari satu halaman website
Kekurangan: Belum menemukan
Contoh: gambar
Src:
1. Penjelasan: Ebook
2. Gambar: SS sendiri
3. Kelebihan-kekurangan: Pengalaman






Komentar
Posting Komentar